Pagi ini ketika memasuki lingkungan sekolah, keadaan sekitar masih sepi. Aku sengaja berangkat pagi-pagi sekali agar tidak berpapasan dengan siswa lain. Dengan senyum tipis aku menyapa pak satpam yang sedang bertugas, kemudian berlalu menuju kelas. Aku mengeluarkan buku bersampul hitam yang terlihat lusuh, membukanya pada halaman kosong, ku biarkan tanganku menari indah di atasnya, meluapkan isi kepala lewat perantara tinta hitam, mengungkapkan segala sesuatu yang tersimpan di benak. Tuhan, kenapa dunia seolah begitu kejam kepadaku, dulu aku kira, begitu memasuki masa SMA kehidupanku akan perlahan-lahan berubah, tapi nyatanya sama saja. Bahkan keadaan menjadi lebih buruk melampaui pikiranku saat itu. Dulu, aku ingat sekali, seseorang pernah berkata kepadaku. Bahwa kehidupan SMA adalah masa-masa paling indah. Tapi kenyatanya ucapan itu hanya angin lalu, bahkan sekadar teman bicara pun aku tidak punya. Aku sendiri juga tidak mengerti, kenapa mereka menjadikanku mus...
Archive karya dari waktu ke waktu, cerpen, puisi, dan sajak.