Kau pikir begitu sulit untuk melupakanmu? Sialnya, itu benar Aku memaki diriku sendiri, Yang bodohnya terpikat oleh sosokmu Menyesal bertemu denganmu? Tidak juga Menyesal menaruh hati padamu? Mungkin saja Apakah kau sungguh menawan? Tidak juga Apakah aku yang terlalu mudah terlena? Mungkin saja, jawaban sempurna Tidak ada keindahan yang menonjol dalam dirimu Hanya saja, mataku tertutup kabut kala itu Membutuhkan sandaran juga menjadi alasanku Sialnya, kau meninggalkan noda yang cukup sulit hilang pada bajuku
Archive karya dari waktu ke waktu, cerpen, puisi, dan sajak.